Tumbang Titi, Ketapang — Dalam semangat Hari Pahlawan 10 Nopember 2025, Pengelola PKBM Tunas Baru, Rahmat Kartolo, S.Pd.I., M.Sos, mengajak seluruh pengelola pendidikan nonformal untuk menjadi pahlawan masa kini. Melalui tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan,” ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak bangsa, kapan pun dan di mana pun.
Meski masih menumpang di SMA PGRI Tumbang Titi dan menghadapi keterbatasan sarana prasarana, PKBM Tunas Baru tetap konsisten memberikan layanan pendidikan. “Kami tidak berhenti karena keterbatasan, justru terus maju demi cita-cita luhur para pejuang: melahirkan generasi emas 2045,” ujar Rahmat.
PKBM Tunas Baru melayani warga belajar usia lama sekolah, yang sebagian besar telah berkeluarga dan bekerja. Rahmat menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Tumbang Titi, Pemahan, Sungai Melayu Rayak, Nanga Tayap, dan sekitarnya atas kepercayaan untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti.
Tahun 2025 menjadi tonggak baru bagi PKBM, dengan partisipasi perdana warga belajar dalam open turnamen voli putri dan futsal putra. Para tutor juga aktif berkontribusi di luar PKBM, seperti menjadi pengurus Kwarran, PMI, dan tim sepak bola.
Dengan misi “Menjadi Lembaga Pendidikan Nonformal yang Unggul, Berprestasi, dan Peduli terhadap Pengembangan SDM di Kecamatan Tumbang Titi dan Kabupaten Ketapang,” PKBM Tunas Baru terus berkembang. Tutor yang terlibat antara lain Exrianus Neri, S.Pd (Kepala Sekolah), Nabilla Yurinda Juliet, S.IP, Rakhmat Nasrullah, S.Pd, Reni Setianingsih, S.Pd, Alexius Aan, S.Pd, Fransiska Siska, S.Ak, Wardaniah, S.Pd, Susana, S.Sos, Drs. Iwan Ridwan, Sisilia Silvia Andini, S.Pd, dan Siti Dewani Rizki Amalia Miakat, S.Ak. Tenaga administrasi: Ramida Utami dan Eka Purnama.
PKBM Tunas Baru terus bergerak, menjadi harapan baru bagi pendidikan masyarakat di wilayah pedalaman Ketapang. (ER)










