29-09-2025, Dalam rangka menjawab dan menuntaskan angka putus sekolah (ATS) serta lama rata-rata usia sekolah di Kabupaten Ketapang khususnya Kecamatan Tumbang Titi dan sekitarnya. Kini hadir Yayasan Purnama Tumbang Titi berdomisi dan izin operasional di Kecamatan Tumbang Titi, menjalankan program pendidikan nonformal melalui lembaga PKBM Tunas Baru dan gerakan literasi melalui wadah Taman Baca Masyarakat (TBM) Tunas Baru.
Ketua Yayasan Rahmat Kartolo, beliau tidak asing dan familiar banyak bergelut bidang sosial merupakan putra asli Kecamatan Tumbang Titi. Ia bertekat dan berkomitmen membangun kampung halaman melalui pendidikan nonformal PKBM Tunas Baru serta membangun gerakan literasi. Saat ini beliau bertugas di Kecamatan Pemahan program pendidikan nonformal dan gerakan literasi ia bawa sebagai program unggulan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) dalam peningkatan IPM desa-kecamatan Pemahan bagi anak-anak putus sekolah.

Visi dan misi yayasan sejalan dengan program Pemerintah Daerah Bupati dan Wakil Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si dan Jamhuri Amir, SH, yaitu pengentasan ATS dalam rangka memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Program literasi telah beliau laksanakan ditahun 2024 di Kecamatan Pemahan dengan berbagai kegiatan pertama Penguatan Komunitas Penggerak Literasi dengan melalui pelatihan Pelatihan Menulis Dalam Pengolahan Media Sosial. Kedua Penambahan Koleksi Bahan Bacaan yang Menunjang telah menerima batuan 1000 buku dari perpustakaan nasional. Ketiga Kegiatan Penguatan Literasi Masyarakat dengan melalui tiga (3) kegiatan yaitu (1) Seminar Pentingnya Literasi Dini, (2) Pelatihan Jurnalistik Untuk Pelajar dan (3) Membaca Nyaring.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Pemahan sebagai tempat tanah kelahir beliau. Lembaga PKBM beroperasional di Keacamatan Tumbang Titi, tahun 2025 telah digagas dan dirancang akan dilaksanakan pelatihan Koding dan Kecerdasan artifisial (KA) merupakan bagian penting dari pendidikan modern bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda dan para tutor menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini melibatkan para tutor PKBM Tunas Baru dan bapak/Ibu guru di Kecamatan Tumbang Titi. Ini penting untuk menambah wawasan dan pemahaman diera digitalisasi saat ini.
Exrianus Neri, S.Pd kepala PKBM Tunas Baru menyambut baik ketua Yayasan Purnama Tumbang Titi sebagai penanggung jawab pengelolan pendidikan nonformal dan gerakan literasi. Kami merasa terbantu pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Nabilla Yurinda Juliet, S.IP selalu tutor PKBM bersyukur adanya pelatihan koding, karena saya baru bergabung di pusat kegiatan belajar. Selain itu PKBM telah menerapkan pembelajaran berbasis IT pada saat ujian modul, ujian sumatif. Sekalipun masih menggunakan platfom google forms, sangat membantu para warga belajar PKBM bersatatus bekerja dan mengurus rumah tangga bagi ibu-ibu, sebab warga belajar PKBM rata-rata sudah bekerja dan berkeluarga.

PKBM Tunas Baru sudah menyelesaikan tiga (3) anggkatan, baik program kesetaraan paket A setara SD, program kesetaraan paket B setara SMP dan program kesetaraan paket C setara SMA. Lulusan PKBM ada yang melanjutkan ke pendidikan formal baik SMP maupun SMA untuk usia sekolah. Karena mereka masih produktif serta perguruan tinggi terbuka (UT) di Kecamatan Tumbang Titi. Ini sangat baik dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) menyambut Daerah Otonomi Baru (DOB) Kecamatan Tumbang Titi cs dimekarkan menjadi Kabupaten Matan Hulu.
Kesiapan sumber daya manusia (SDM) membantu perusahaan yang berativitas di Kecamatan Tumbang Titi dan sekitarnya dalam mencari tenaga kerja minimal lulusan SMA sederajat. Saya mengucapkan terima kasih kepada perusahaan disekitar seperti LAP dan BGA dll telah menerima warga belajar PKBM Tunas Baru sebagai tenaga kerja di perusahaan, pungkas Neri Kepala PKBM. (ER)










