Bupati Ketapang, Saya dan atas nama pribadi serta Pemerintah Daerah, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas insiden robohnya wahana prosotan (Rainbow Slide) pada malam perdana Pasar Malam di Kecamatan Air Upas. Sabtu Malam 18/10/2025.
Empat warga menjadi korban telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Air Upas dengan kondisi luka ringan hingga sedang. Penanganan cepat telah dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas Air Upas dengan dukungan penuh dari Forkopimcam Air Upas, yang langsung turun ke lokasi untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan dan situasi tetap kondusif.
Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada tenaga medis dalam menangani korban, serta kepada aparat kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran hukum, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Semoga para korban segera pulih dan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan dan kelayakan wahana hiburan rakyat di masa mendatang.

Saya Bupati Ketapang atas pribadi dan Pemerintah Daerah Turut berduka dan berempati untuk seluruh korban serta keluarga yang terdampak. Berdasarkan laporan dari Puskesmas Air Upas, hingga saat ini tercatat empat orang korban telah mendapatkan penanganan medis di IGD, yaitu :
- Lorensius Emran (12 tahun) – Luka di kepala bagian belakang, memar pada pergelangan kaki kanan, wajah, dan punggung bawah.
- Ahmad Moat (25 tahun) – Luka robek di kepala atas, diduga patah pada betis kiri.
- Jumiarti (10 tahun) – Lebam pada dada dan punggung atas, kondisi pernapasan baik.
- An. Nurdiana Zahra (8 tahun) – Lebam pada area mata kiri, luka ringan, penglihatan masih baik. (ER)










