Perpisahan dan Pelepasan Warga Belajar PKBM Tunas Baru Tumbang Titi Tahun Ajaran 2025–2026

Ketapang, 24 Mei 2026 – Kegiatan Perpisahan dan Pelepasan Warga Belajar Program Kesetaraan Paket C PKBM Tunas Baru Tumbang Titi berlangsung aman dan lancar di Aula Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Acara ini menjadi momentum penting bagi 56 warga belajar yang dinyatakan lulus tahun ajaran 2025–2026, meski satu orang belum dapat diluluskan karena kendala administrasi pada aplikasi E-Ijazah. Selain itu, turut dibagikan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada 41 warga belajar Program Paket B setara SMP.

Kepala PKBM Tunas Baru, Nabilla Yurinda Juliet, S.IP, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga belajar yang telah menuntaskan pendidikan di lembaga ini. “Hari ini merupakan pintu awal terbuka bagi para warga belajar yang dinyatakan lulus. Saya berharap mereka terus melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, meski dengan latar belakang berbeda sebagai ibu rumah tangga maupun pekerja,” ujarnya. Nabilla menekankan bahwa kelulusan angkatan ke-IV ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat penghuluan.

Ketua Yayasan Purnama Tumbang Titi, Rahmat Kartolo, turut memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa PKBM Tunas Baru hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang belum sempat mengenyam pendidikan formal. “Cikal bakal PKBM ini lahir pada tahun 2020 ketika saya kesulitan mencarikan pendidikan bagi anak berhadapan hukum (ABH). Tahun 2021 barulah keluar izin operasional resmi,” ungkapnya. Sejak itu, PKBM Tunas Baru terus berkembang sebagai lembaga pendidikan non-formal yang inklusif.

Rahmat juga menyinggung perjalanan akreditasi PKBM Tunas Baru. Pada tahun 2025, lembaga ini mengikuti akreditasi pertama dan memperoleh nilai C. “Bagi kami, ini pengalaman berharga. Nilai C bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus berbenah. Kami berharap pada akreditasi berikutnya bisa meraih nilai B,” katanya. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim PKBM dan Yayasan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan menyampaikan harapan agar PKBM Tunas Baru menjadi “rumah besar” bagi masyarakat kampung untuk melanjutkan pendidikan. Saat ini, pihaknya tengah merancang kerja sama dengan BGA Group terkait program Paket C. “Kami berharap perusahaan sekitar dapat menampung lulusan PKBM untuk bekerja, sehingga pendidikan benar-benar memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Acara perpisahan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara pengurus, warga belajar, dan masyarakat. Atas nama keluarga besar Yayasan dan PKBM Tunas Baru, Rahmat Kartolo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga belajar. “Kritik dan saran sangat kami perlukan. Tahun 2027, angkatan ke-V akan menjadi momen temu alumni dari angkatan pertama sebagai perayaan lima tahun kelulusan,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan SKL serta simbolis pelepasan warga belajar. Perpisahan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan atau berkarya di masyarakat. Dengan pemekaran Kabupaten Matan Hulu yang semakin dekat, PKBM Tunas Baru diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di daerah penghuluan. (ER)

Berita Terkait

Berita Terbaru