Ketua Yayasan Purnama Tumbang Titi Sambut Ramadhan 1447H/2026M

Ketua Yayasan Purnama Tumbang Titi, Rahmat Kartolo, S.Pd.I., M.Sos, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447H/2026M kepada seluruh masyarakat. Dalam pernyataannya, beliau juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam layanan program kesetaraan di PKBM Tunas Baru Tumbang Titi. Menurutnya, sebagai pengelola tentu masih banyak hal yang perlu diperbaiki agar layanan pendidikan nonformal semakin berkualitas dan bermanfaat bagi warga belajar.

Rahmat menegaskan bahwa PKBM Tunas Baru terus berupaya meningkatkan mutu layanan melalui berbagai metode, baik tatap muka, pembelajaran online, maupun mandiri di rumah. Sejalan dengan itu, pihak pengelola juga menjalin komunikasi dengan dunia usaha agar lulusan program kesetaraan, khususnya Paket C, dapat langsung bekerja bagi mereka yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan warga belajar yang rata-rata sudah bekerja atau berkeluarga.

Memasuki tahun 2026, PKBM Tunas Baru telah membuka pra-pendaftaran program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Pra-pendaftaran ini bertujuan memberikan informasi awal mengenai PKBM dan layanan yang tersedia, khususnya bagi warga putus sekolah maupun mereka yang berusia di luar jalur pendidikan formal. Setelah memahami layanan, calon warga belajar diarahkan untuk menyiapkan berkas seperti fotokopi kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dan rapor.

Proses pendaftaran resmi akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Pada tahap ini, warga belajar baru diminta menandatangani surat pernyataan kesanggupan mengikuti seluruh proses dan aturan pembelajaran di PKBM Tunas Baru. Langkah ini diambil untuk memastikan komitmen dan kedisiplinan warga belajar selama mengikuti program kesetaraan, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.

Kepala PKBM Tunas Baru, Nabilla Yurinda Juliet, S.IP, menambahkan bahwa selama bulan suci Ramadhan 1447H kegiatan tatap muka ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran online serta mandiri. Para tutor memberikan bimbingan melalui grup kelas WhatsApp. Selain itu, ujian modul KBM tiga akan dilaksanakan secara online melalui platform Google Form pada akhir Februari. Ujian ini menjadi salah satu instrumen penilaian kemampuan warga belajar sekaligus standar kelulusan.

Nabilla menegaskan bahwa penilaian di PKBM Tunas Baru tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada keterampilan, keaktifan sosial, dan kemampuan berinteraksi di masyarakat. Warga belajar yang aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekstrakurikuler seperti olahraga akan mendapatkan nilai tambah. Dengan demikian, lulusan PKBM Tunas Baru diharapkan memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. (ER)

Berita Terkait

Berita Terbaru

satu Respon