Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Ketapang 09-03-2026 – Hari ini, Pemerintah Kecamatan Sungai Melayu Rayak melaksanakan giat operasi pasar dengan tujuan memastikan ketersediaan stok barang serta memeriksa tanggal kedaluwarsa produk yang dijual. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Ekbangkessos dan melibatkan seluruh unsur ASN di Kantor Camat, Puskesmas Sungai Melayu Rayak beserta tim kesehatannya, serta Satpol PP Kecamatan.

Sebelum giat dimulai, Camat Sungai Melayu Rayak, Robertus Gunawan, S.Pd., M.A.P, memimpin apel sekaligus memberikan briefing. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim atas kesiapan dan dedikasi mereka, terutama di bulan puasa. “Kami menghargai semangat bapak/ibu ASN dan tim kesehatan Puskesmas yang tetap menjalankan tugas meski sedang berpuasa,” ujarnya.

Robertus Gunawan juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan operasi pasar. Ia berharap agar setiap temuan produk tidak layak jual ditindaklanjuti dengan komunikasi yang baik, sehingga para penjual tidak merasa tersinggung. “Giat ini harus dilakukan secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Kepala Puskesmas Sungai Melayu Rayak menegaskan bahwa operasi pasar menjelang Idul Fitri merupakan rutinitas penting. Hal ini dilakukan untuk mencegah masyarakat mengonsumsi barang yang tidak layak, yang berpotensi menimbulkan keracunan. “Kami ingin memastikan keamanan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekcam Sungai Melayu Rayak, Rahmat Kartolo, S.Pd.I., M.Sos, turut serta dalam giat tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan aman dan lancar. Operasi dibagi menjadi dua tim yang bergerak bersama 11 desa di Kecamatan, mencakup pasar tradisional maupun modern. “Secara keseluruhan giat berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.
Dalam operasi tersebut, tim menemukan sejumlah produk yang tidak layak konsumsi, seperti susu yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa serta makanan ringan berjamur, termasuk roti dan camilan. Temuan ini kemudian disampaiakan kepada pemilik usaha untuk tidak dijual atau dipajang Kembali. Giat ini dilaporkan kepada Bupati Ketapang melalui Bidang Ekonomi Sekda Ketapang untuk di ketahui.
Rahmat Kartolo menutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk kepala desa, perangkat desa, ASN kecamatan, serta tim kesehatan Puskesmas Sungai Melayu Rayak. “Kerja sama yang baik ini menjadi bukti komitmen kita dalam melindungi masyarakat dari produk berbahaya,” pungkasnya. (ER)










