Ketapang-Jumat, 23 Januari 2026 menjadi hari bersejarah bagi Rahmat Kartolo. Bertempat di Aula Pendopo Bupati Ketapang, ia bersama 167 Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya resmi dilantik dalam jabatan baru. Rahmat kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Camat Sungai Melayu Rayak, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kasi Ekbangkessos Kecamatan Pemahan.
Rahmat menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan sejawat di Kecamatan Pemahan, para Kepala Desa beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Pemahan yang telah mendukung selama dua tahun masa tugasnya. Ia juga memohon maaf atas sejumlah agenda yang belum sempat terlaksana, seraya berharap penggantinya dapat melanjutkan program-program yang belum terselesaikan.
Kecamatan Sungai Melayu Rayak dan Pemahan masih berada dalam satu rumpun wilayah yang digadang sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) Matan Hulu, sehingga berbagai kegiatan akan terus dikolaborasikan demi kepentingan masyarakat, tegasnya.
Rahmat menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Ketapang atas kepercayaan dan Amanah diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Sebagaimana pesan Bupati Ketapang dalam sambutan pelantikan :
“Sadari dengan sungguh-sungguh bahwa kita adalah ASN. Tugas kita mengabdi kepada bangsa dan negara, serta melayani masyarakat.” menjadi pedoman utama bagi Rahmat dalam menjalankan amanah barunya.
Di sela pelantikan, Rahmat berkesempatan berbincang bersama Camat Sungai Melayu Rayak, Robertus Gunawan, yang ia sebut sebagai senior sekaligus guru tempatnya belajar. Rahmat berharap kehadirannya dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan publik di kecamatan.
Sebagai Sekretaris Camat, Rahmat mengatakan bahwa tugas utamanya adalah membantu camat salah satunya mengelola administrasi dan “rumah tangga” kecamatan serta menjalin sinergi dengan mitra kerja, baik internal ASN maupun lintas sektor dan unsur Forkopimcam. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Rahmat juga menyampaikan rasa terima kasih kepada sang istri tercinta yang senantiasa mendampingi dan memberikan dukungan penuh. Ia mengutip pepatah bijak: “Tidak ada laki-laki yang hebat tanpa ditopang perempuan kuat.”
Mengakhiri dialog kami disela kesebukan beliau, menegaskan bahwa pesan Bupati :
“Kita tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pejabat harus hadir, mendengar, dan merespons.” akan menjadi arah gerak dan langkahnya di Sungai Melayu Rayak.
Rahmat mengaku penugasan di kecamatan ini membangkitkan memori masa kecilnya, karena ia pernah menempuh pendidikan di SD Sungai Melayu Rayak. Dengan semangat nostalgia dan tekad pengabdian, ia siap menjalankan amanah baru demi masyarakat dan daerah. (ER)










