Rapat perdana Panitia HUT RI ke-81 Tahun 2026 Kecamatan Sungai Melayu Rayak berlangsung aman dan lancar pada Rabu, 9 April 2026, di aula Kantor Camat. Seluruh koordinator dan anggota kepanitiaan hadir, dengan pimpinan langsung Ketua Panitia Rahmat Kartolo, S.Pd.I., M.Sos yang juga Sekcam Sungai Melayu Rayak.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah bersedia bergabung. Ia menegaskan bahwa kunci utama kesuksesan perayaan HUT RI adalah kerja sama dan kolaborasi lintas sektor, sehingga kegiatan dapat berjalan meriah dan bermakna bagi masyarakat.
Yosep Soter akrab dipanggil Soter, tokoh masyarakat sekaligus koordinator usaha dana, menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur di kecamatan dalam penggalangan dana. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan tim yang telah di-SK-kan oleh Camat, serta menegaskan komitmen untuk bekerja secara terbuka dan akuntabel.
Menurut Soter, penggalangan dana bukanlah pekerjaan mudah, namun dengan kebersamaan dan waktu yang masih panjang hingga Agustus, target diyakini dapat tercapai. Ia optimis masyarakat Sungai Melayu Rayak akan mendukung penuh kegiatan tahunan ini, asalkan transparansi selalu dijaga dalam setiap tahap.

Koordinator olahraga, Erik Ardianyah, menyampaikan rencana kegiatan yang lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Open turnamen voli putra dan putri akan digelar secara semi terbuka, dengan harapan dukungan kembali dari PT. BGA sebagai bapak angkat. Selain itu, lomba sumpit, gaplek, dan berbagai cabang olahraga tradisional akan turut memeriahkan.
Sementara itu, koordinator kesenian Mukhlis Purwanto menyiapkan beragam hiburan rakyat. Pertunjukan kuda lumping akan menjadi salah satu daya tarik utama, disertai lomba karaoke, busana, membaca puisi, pidato, serta permainan tradisional seperti tarik tambang, tongkat jawa, bola dangdut ibu-ibu, panjat pinang, dan lomba anak-anak.
Ketua Panitia menutup rapat dengan menegaskan bahwa HUT RI ke-81 kali ini mengusung semangat “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.” Ia menekankan bahwa tidak ada tantangan yang tidak bisa diatasi selama kebersamaan menjadi landasan utama. Momentum ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan euforia masyarakat Sungai Melayu Rayak dalam merayakan kemerdekaan. (ER)










