Klinik Berdaya Sawit Batch II Tingkatkan Pengetahuan dan Kemandirian Petani Sawit Desa Semayok Baru Kecamatan Pemahan

PEMAHAN – Kegiatan Klinik Berdaya Sawit Batch II sukses dilaksanakan di Kebun Tanah Kas Desa Semayok Baru, Kecamatan Pemahan, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 42 peserta yang terdiri dari unsur internal perusahaan, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang berprofesi sebagai petani dan pekebun kelapa sawit.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran internal perusahaan, di antaranya Koordinator Kamtibmas, Dept. Head CSR, CA Region 10, Mankam Region 10, Askep BBNE, Tim CSR, serta sejumlah staf pendukung dari bidang DNL, PAR, Asskam, Riset, dan Biowaste. Dari unsur eksternal turut hadir Sekretaris Kecamatan Pemahan mewakili Camat, Kepala Desa Semayok Baru, perangkat desa, dan warga Desa Semayok Baru yang berprofesi sebagai petani sawit.

Kepala Desa Semayok Baru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan wawasan dan kemampuan petani dalam mengelola kebun sawit secara lebih baik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah menghadirkan program Klinik Berdaya Sawit di Desa Semayok Baru. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi para petani dalam mengelola kebun secara lebih efektif dan produktif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Kecamatan Pemahan mewakili Camat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara perusahaan dan masyarakat merupakan langkah positif dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan. “Kami mengapresiasi komitmen perusahaan yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif seperti ini. Diharapkan ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan di lapangan sehingga mampu meningkatkan hasil dan kesejahteraan para petani sawit,” katanya.

Memasuki sesi inti kegiatan, peserta mendapatkan sejumlah materi penting yang berkaitan dengan pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Materi pertama mengenai pengenalan budaya kerja perusahaan disampaikan oleh Askep BBNE, dilanjutkan dengan materi mitigasi pencurian kebun oleh Mankam Region 10. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai teknik pemupukan serta pengendalian hama dan penyakit tanaman (HPT), mulai dari kebutuhan nutrisi tanaman, metode pemupukan yang tepat, hingga upaya pencegahan gangguan yang dapat memengaruhi produktivitas kebun.

Tidak hanya menerima materi secara teori, peserta juga mengikuti praktik langsung untuk mengenali keaslian pupuk NPK. Edukasi ini diberikan agar petani lebih memahami karakteristik pupuk berkualitas sehingga dapat menghindari penggunaan pupuk yang tidak sesuai dan berpotensi menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan berlangsung interaktif dengan tingginya antusiasme peserta dalam sesi praktik maupun diskusi.

Sebagai penutup, panitia memberikan doorprize kepada peserta teraktif sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi selama kegiatan berlangsung. Masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan atas program pendampingan yang diberikan dan berharap Klinik Berdaya Sawit dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian petani dan pekebun sawit di Desa Semayok Baru Kecamatan Pemahan semakin meningkat dalam mendukung pengelolaan perkebunan yang produktif, aman, dan berkelanjutan. (ER)

Berita Terkait

Berita Terbaru