Sungai Melayu Rayak, 4 Oktober 2026 – Sejak awal bertugas sebagai Sekretaris Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Rahmat Kartolo menekankan empat fokus utama dalam menjalankan amanah: memitigasi permasalahan yang muncul, membangun koordinasi dan komunikasi lintas sektor, mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk menyusun program yang tepat, serta menumbuhkan semangat pelayanan publik di kalangan ASN Kecamatan.
Langkah pertama yang dilakukan adalah mendalami permasalahan yang sempat mencuat di masyarakat. Konflik antara warga dan perusahaan yang sempat viral berhasil diselesaikan dengan baik melalui pendekatan dialogis. Isu kelangkaan BBM yang sempat menimbulkan keresahan juga ditangani dengan koordinasi intensif bersama pihak SPBU, termasuk monitoring berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Selain itu, Sekcam aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada forum Sekretaris Desa se‑Kecamatan. Kehadirannya dalam setiap pertemuan rutin menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kapasitas aparatur desa. Di sisi lain, sebagai Ketua Satgas Karhutla, beliau mengoordinasikan kegiatan lapangan, termasuk pengumpulan bantuan dari berbagai pihak dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Pertama kali melaksanakan upacara HUT Pramuka di Kecamatan Tahun 2026.
Momentum HUT RI ke‑81 turut menjadi perhatian dengan terselenggaranya open tournament yang berjalan lancar dan meriah. Meski laporan tertulis belum selesai karena kendala kesehatan ketua panitia dana, Sekcam memastikan kegiatan tersebut terdokumentasi dan akan segera dilaporkan secara resmi. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap akuntabilitas setiap program yang dijalankan.
Dalam rangka memperkuat pelayanan publik, Sekcam membentuk grup koordinasi lintas sektor bersama Forkopimcam dan kepala sekolah. Ia juga mengumpulkan data dari 11 desa terkait berbagai layanan, termasuk bansos, agar penyaluran tepat sasaran. Meski pelatihan operator SIKS‑NG dan program UMKM belum terlaksana akibat keterbatasan jadwal OPD dan kondisi karhutla, ucapnya.
Upaya internal turut digencarkan melalui pembagian tugas dan pengaturan jadwal ASN. Sekcam menekankan pentingnya disiplin kehadiran di kantor serta membangun budaya pelayanan proaktif. Breafing rutin setiap senin terus dilaksanakan guna mendengarkan dan bahan evaluasi. “Jangan masyarakat datang bertanya dulu, biarkan saya bertanya ada perlu apa dan apa yang dapat saya bantu,” tegasnya. Prinsip ini menjadi semangat dasar pelayanan publik yang ingin ditanamkan di Kecamatan Sungai Melayu Rayak.
Selama bertugas, Sekcam telah mengunjungi seluruh 11 desa di wilayah Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Ia berharap capaian yang sudah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sementara program yang belum terlaksana untuk dituntaskan. “Semoga di tempat tugas yang baru hal yang sama dapat saya terapkan demi pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya menutup pesan. (ER)










